Minggu, 26 Januari 2014

Retorika Cinta


March 5, 2009 at 8:05pm


Mereka berkata’jangan’pada cinta
Namun aku malah berlari ke arahnya
Apa daya bunda!!
Hatiku kini meregang nyawa

Tak usah kau sangkal adanya cinta
Ketidakberdayaanmu merupakan kekuatan kalbu
Hati tidak hanya akan terluka krenanya
Tapi juga tertawa melepas asa

Hei anak muda!!!
Cinta, cinta dan cinta saja yang berputar di kepalamu!!!
Sadar atau tidak, kau kan buat erosi dan berakhir pada longsornya helai-helai rambutmu!!!
Pendarkanlah pandangmu!!!
Cinta...
Apa cinta..
Persetan dengannya...
Tai kucing itu cinta...
mampu kau bergurau dengannya? Atau makan dengan kehampaannya?
Piring jiwamu akan kosong dengan keterawangan cinta..
Lalu kaukan mati tak berdaya...

Apa seperti itu yang namanya cinta?
Tak kumengerti pandanganmu tentangnya....
Aku lihat indah..mengapa kau bilang hampa?
Harum baunya bagai kesturi...mengapa kau hardik dengan kata tai kucing...
Ah....kurasa kaulah yang terinfeksi racun cinta kemudian salah menfsirkannya.
Kasihan sekali kau tuan!!
Kau minum pil dengan mengunyahnya...menelan racun bak madu...
Cinta kau tafsirkan salah...
Kemudian sekarang malah menjadi seorang yang apatis...

Biarkanlah...toh itu yang kurasa...
Dunia hanya selebar dimana kakimu kau pijakan tuan!!!
dan inilah daratan cinta yang kupijak...
getir....hampa...merana..itulah dunia cinta yang kurasa..

pengalamanmu bodoh!!!!duniamu sempit akan cinta...

biarlah...sebab dunia tak’kan seru tanpa retorika cinta....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar