Jumat, 27 Desember 2013

M-A-K-A-N

Satu sendok makan kuah dimasukkan ke mulut. Tanpa perlu kunyah langsung terjun bebas menuju lambung.

Hangat dan gurih.

Menjepit gagah kumpulan mie di antara sumpit. Masuk ke dalam mulut. Dikunyah dengan lembut, lalu menerjunkannya ke lambung lewat rongga tenggorokan.

Kenyang.

Masihkah kau mengingatnya sayang?

Mie ayam itu, saksi kecintaanmu padaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar